UNRWA: “Satu Anak Terbunuh Setiap Satu Jam di Gaza”

Jenazah bayi tak bernyawa, yang meninggal karena cuaca dingin, dibawa ke Rumah Sakit Nasser untuk dimakamkan di Khan Younis, Gaza, pada 25 Desember 2024 [Hani Alshaer/Anadolu]

Gaza, SPNA – Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, Selasa (24/12/2024), mengatakan jika dirata-ratakan terdapat satu orang anak setiap jam yang terbunuh di tangan Israel.

“Ini bukan angka. Ini adalah nyawa yang terenggut,” kata Philippe Lazzarini dalam sebuah posting di X.

Meski Israel terus beralasan atas praktik genosida tersebut, namun dia mengatakan “Membunuh anak-anak tidak dapat dibenarkan.”

“Mereka yang selamat terluka secara fisik dan emosional … waktu terus berjalan bagi anak-anak ini. Mereka kehilangan nyawa, masa depan, dan terutama harapan mereka,” katanya.

UNRWA mendukung para pengungsi Palestina di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, serta di negara-negara sekitarnya.

Israel mengatakan akan melarang UNRWA beroperasi di Gaza dan Tepi Barat mulai bulan depan.

Dilansir dari Aljazeera, Rabu (25/12/2024), dalam 24 jam terakhir, Israel telah membunuh 23 warga Palestina dalam serangan membabi butanya ke Gaza. Total warga Palestina di Gaza yang meninggal sejak awal serangan telah mencapai 45.361 jiwa.

(T.HN/S: Aljazeera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya