Stok Darah Menipis, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza Keluarkan Seruan Darurat

Sejumlah besar warga Palestina mendonorkan darah di bank darah yang didirikan di Rumah Sakit Syuhada Aqsa di Deir Al-Balah, merespon seruan mendesak dari Kementerian Kesehatan menyusul menipisnya stok darah di berbagai fasilitas kesehatan di Jalur Gaza pada 16 Juli 2025. (Ashraf Amra – Anadolu Agency)

Gaza, SPNA – Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza pada hari Senin (15/09/2025) mengeluarkan seruan mendesak yang memperingatkan bahwa layanan bank darah berada di ambang kehancuran dalam beberapa hari mendatang akibat kekurangan unit darah dan persediaan penting lainnya.

Dalam pernyataan pers, kementerian meminta Yordania untuk segera mengirimkan unit darah guna menyelamatkan nyawa para korban yang terluka dan cedera di Gaza, di mana rumah sakit kewalahan menangani meningkatnya korban jiwa akibat perang genosida Israel.

“Sektor kesehatan membutuhkan setidaknya 350 unit darah dan komponen darah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pasien dan korban luka, terutama dengan peningkatan tajam jumlah operasi darurat dan kasus trauma,” demikian bunyi pernyataan tersebut. Pernyataan itu juga memperingatkan bahwa stok kantong darah dan peralatan transfusi serta pengujian penting di laboratorium telah mencapai nol, “menandakan akan terjadinya bencana kemanusiaan yang akan segera terjadi.”

Kementerian menyampaikan “rasa terima kasih yang mendalam kepada para pemimpin dan rakyat Yordania atas dukungan bersejarah dan terhormat mereka terhadap perjuangan Palestina dan inisiatif kemanusiaan berkelanjutan mereka yang memperkuat keteguhan rakyat kami di Gaza.”

Pernyataan tersebut diakhiri dengan menekankan keyakinan bahwa Yordania akan segera merespons untuk menyediakan “jalur kehidupan bagi ribuan pasien dan korban luka,” melanjutkan warisan solidaritasnya dengan rakyat Palestina.

(T.RA/S: MEMO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya