Serangan Istrael Tewaskan Seorang Ibu Hamil dan Dua Anaknya di Beit Lahia

Gaza, SPNA – Seorang wanita hamil bersama dua anaknya gugur dalam serangan pasukan Israel yang menargetkan sebuah bangunan tempat tinggal di Beit Lahia, yang terletak di Jalur Gaza utara, pada hari Sabtu (25/04/2026), rilis Anadolu Agency.

Khaled El-Tanani, suami dan ayah dari korban, awalnya ia dan keluarganya meyakini lokasi tempat tinggal mereka adalah daerah yang aman.

Seperti serangan sebelumnya, serangan ini terjadi dalam periode gencatan senjata. Hal ini menunjukkan adanya pelanggaran dan bahaya yang mengancam warga sipil di wilayah tersebut.

Setelah kejadian, warga menggelar salat jenazah untuk para korban di Rumah Sakit Al-Shifa.

Perjanjian gencatan senjata telah berlaku berlaku sejak Oktober 2025, setelah perang yang menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 172.000 lainnya, yang sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Pada 14 April, Kantor Media Gaza mengatakan bahwa Israel telah melakukan 2.400 pelanggaran gencatan senjata, melalui pembunuhan, penangkapan, tindakan blokade, dan kebijakan kelaparan.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, pelanggaran yang terus berlanjut telah mengakibatkan kematian 972 warga Palestina dan cedera pada 2.235 lainnya.

(T.RA/S: MEMO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya