Protes Besar di Ottawa: Aktivis Yahudi dan Muslim Kanada Bergandeng Tangan untuk Palestina

Para pengunjuk rasa pro-Palestina berdemonstrasi di luar Gedung Konfederasi dekat Konfederasi Ottawa dalam aksi protes yang menyerukan embargo senjata terhadap Israel di Ottawa, pada hari Selasa, 3 Desember 2024. (Spencer Colby/THE CANADIAN PRESS)

Ottawa, SPNA – Aktivis dari komunitas Yahudi dan Palestina, Pada Selasa, 2 November 2024, menggelar aksi menduduki Gedung Konfederasi Ottawa, yang merupakan basis anggota parlemen Kanada.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas dukungan Kanada terhadap Israel, yang memperburuk konflik di Palestina melalui ekspor senjata dan teknologi militer. Para demonstran memegang spanduk dengan pesan tegas, menyerukan embargo senjata terhadap Israel dan menghimbau pemerintah Kanada untuk menghentikan kebijakan yang dianggap ikut bertanggung jawab dalam penderitaan rakyat Palestina.

Seruan Keras dari Aktivis dan Organisasi

Niall Ricardo, organisator dari Independent Jewish Voices Canada, menyampaikan seruan kerasnya, “Politisi kita tidak boleh berpuas diri di lorong-lorong gedung mewah ini sementara Israel terus membakar warga Palestina hidup-hidup di tenda-tenda mereka.”

Dalam pernyataannya, Ricardo menekankan bahwa Kanada harus mengakui keterlibatan tidak langsungnya dalam konflik ini, melalui ekspor senjata dan komponen militer ke Amerika Serikat, yang kemudian digunakan oleh Israel. Selain itu, para pengunjuk rasa meminta agar Kanada menghentikan impor barang dan teknologi militer dari Israel.

Ricardo menambahkan, “Pesawat tempur dan helikopter serang yang menghancurkan warga sipil tidak dapat terbang tanpa ratusan komponen buatan Kanada. Ekspor senjata Kanada yang terus berlanjut dan dukungan diplomatik membuat negara ini turut bertanggung jawab atas kekejaman tersebut,” kata Ricardo seperti dikutip dari Canadian Broadcasting Corporation.

Aksi protes ini dimulai sekitar pukul 8.45 pagi waktu setempat dan berlangsung di depan Gedung Konfederasi. Namun, pada pukul 10 pagi, anggota Dinas Perlindungan Parlemen (PPS) bersama kepolisian Ottawa turun tangan untuk mengamankan gedung dari para pengunjuk rasa.

Meski demikian, para demonstran tetap melanjutkan aksi mereka di luar gedung, mempertahankan tuntutan mereka untuk memperjuangkan perubahan kebijakan Kanada terkait konflik Israel-Palestina.

Kelompok Yahudi Dukung Palestina

Aksi ini diorganisasi oleh koalisi Jews Say No to Genocide, yang terdiri dari berbagai kelompok dan organisasi seperti World Beyond War, IfNotNow, Showing up for Racial Justice, United Jewish People’s Order, Independent Jewish Voices Toronto-York Region, dan Jewish Faculty Network. Koalisi ini mengutamakan aksi langsung untuk menyuarakan keadilan bagi Palestina, menegaskan pentingnya solidaritas dan tanggung jawab moral dalam mendukung perdamaian yang berkelanjutan.

Tekanan Meningkat terhadap Kanada

Demonstrasi ini mencerminkan meningkatnya tekanan dari berbagai pihak untuk mengevaluasi kembali kebijakan Kanada terkait konflik Israel-Palestina. Aktivis menilai bahwa kebijakan dukungan militer dan diplomatik yang berlanjut memperburuk penderitaan rakyat Palestina dan harus dihentikan. Para demonstran berharap Kanada dapat menyesuaikan posisinya, mengurangi ekspor senjata, dan berperan aktif dalam mendukung upaya perdamaian yang adil dan merata di wilayah tersebut.

Dengan latar belakang situasi yang semakin memanas, protes ini menjadi momen penting untuk mengingatkan dunia, khususnya pemerintah Kanada, akan dampak dari kebijakan luar negeri mereka terhadap kehidupan rakyat Palestina yang tengah menghadapi penderitaan berat.

(T.RS/S:MiddleEastMonitor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya