Pelantikan Mamdani Berubah Jadi Aksi Solidaritas Palestina di Jantung Kota New York

New York, SPNA — Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota New York pada Kamis, 1 Januari 2026. Ia mencatat sejarah sebagai wali kota Muslim pertama sekaligus yang termuda dalam satu abad terakhir. Pelantikan yang berlangsung di tangga Balai Kota Manhattan itu berubah menjadi ajang solidaritas besar-besaran bagi Palestina, ditandai dengan seruan terbuka untuk menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan membebaskan Palestina.

Mamdani mengucapkan sumpah jabatan dengan meletakkan tangan di atas Al-Qur’an. Puluhan ribu warga menghadiri acara tersebut, membawa bendera Palestina serta spanduk bertuliskan “Free Palestine” dan “Our Enemy Is Netanyahu”. Suasana pelantikan berlangsung di tengah suhu dingin, namun dipenuhi sorak dukungan dan pesan-pesan politik yang tegas.

Sejumlah tokoh publik turut hadir, antara lain aktris Susan Sarandon, aktivis Palestina Mahmoud Khalil, yang dikenal sebagai figur penting dalam aksi pro-Palestina di Universitas Columbia, serta Cynthia Nixon, mantan kandidat gubernur New York pada 2018.

Dalam pidato perdananya, Mamdani menyampaikan pesan langsung kepada komunitas Palestina, khususnya di kawasan Bay Ridge dan sekitarnya. Ia menegaskan bahwa warga Palestina tidak lagi akan dikesampingkan dari kehidupan politik kota. “Mereka berhak menceritakan kisah mereka sendiri dan ikut membentuk masa depan New York,” kata Mamdani.

Isu Palestina mengemuka secara eksplisit ketika seorang perempuan Palestina-Amerika, Maimouna Hassan, mendekati kamera sambil membawa kue kecil dan bendera Palestina. Ia mengingatkan Mamdani akan janji kampanyenya. “Jangan lupa, Mamdani. Anda berjanji menangkap Netanyahu. Anda berjanji membebaskan Palestina,” ujarnya.

Para pendukung Mamdani menilai pelantikannya sebagai simbol perubahan arah politik New York, dengan penekanan pada keadilan sosial, perlawanan terhadap Islamofobia, dan sikap lebih keras terhadap pelanggaran hak asasi manusia, khususnya yang terjadi di Palestina.

Pelantikan ini berlangsung di tengah kontroversi rencana kunjungan Benjamin Netanyahu ke New York. Pernyataan Mamdani sebelumnya yang membuka kemungkinan penangkapan Netanyahu jika berkunjung ke kota tersebut telah memicu polemik luas, baik di Amerika Serikat maupun Israel, serta menjadi sorotan media internasional.

Sementara itu, Pemerintah Israel melontarkan kritik keras terhadap Wali Kota New York Zohran Mamdani, sehari setelah ia resmi dilantik. Kecaman ini dipicu oleh keputusan Ma

#Mamdani, #NewYork, #Palestina, #FreePalestine, #Netanyahu, #Israel, #Boikot, #Solidaritas,

mdani mencabut pembatasan terhadap gerakan boikot Israel serta membatalkan adopsi definisi “antisemitisme” versi International Holocaust Remembrance Alliance (IHRA).

Kementerian Luar Negeri Israel menuding Mamdani “menunjukkan wajah aslinya” sejak hari pertama menjabat dan menyebut kebijakannya sebagai antisemitisme. Serangan ini melanjutkan kecaman Israel sejak Mamdani terpilih, menyusul sikap politiknya yang terbuka membela Palestina dan mengkritik kebijakan pendudukan Israel.

(T.RS/S:MiddleEastMonitor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya