Gaza, SPNA – Lembaga pemantau HAM internasional, Euro-Med Monitor, pada Senin (28/04/2025), melaporkan bahwa sekitar 94 persen korban genosida di Jalur Gaza selama pekan lalu adalah penduduk sipil, dan Israel semakin gencar melenyapkan seluruh keluarga Palestina di wilayah Jalur Gaza.
Sejak 20 hingga 26 April, Euro-Med Monitor menyebutkan bahwa Israel telah membunuh 345 penduduk Palestina dan melukai 770 lainnya di Jalur Gaza.
Data di lapangan menunjukkan bahwa 75% dari korban dalam periode tersebut adalah anak-anak sebanyak 51%, perempuan sebanyak 16%, dan lansia 8%.
Laporan itu juga menegaskan, berdasarkan verifikasi di lapangan, bahwa setidaknya 63 dari 81 korban yang tergolong laki-laki dewasa ternyata bekerja di sektor sipil atau memiliki profesi mandiri yang tidak terkait aktivitas militer atau organisasi apa pun, memperkuat bukti bahwa mayoritas mereka adalah penduduk sipil.
Euro-Med Monitor menambahkan bahwa tidak ada informasi terpercaya yang menunjukkan bahwa korban laki-laki dewasa terlibat dalam aktivitas militer, dan Israel juga tidak memberikan bukti kuat yang membantah hal tersebut.
Pernyataan tersebut melanjutkan bahwa lonjakan jumlah korban sipil ini terjadi bersamaan dengan terus dilontarkannya pernyataan tidak benar oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyangkal bahwa penduduk sipil menjadi sasaran.
Tim lapangan Euro-Med Monitor juga mendokumentasikan dalam beberapa pekan terakhir banyak kasus keluarga yang dilenyapkan seluruhnya akibat pemboman Israel.
Selain itu, Euro-Med Monitor menyebut bahwa militer Israel belakangan ini semakin sering menggunakan “drone kamikaze untuk menyerang tenda-tenda pengungsi dan rumah mereka”.
Teknologi drone yang sangat presisi ini, menurut laporan, menghilangkan semua alasan kesalahan atau serangan acak, dan membuktikan bahwa serangan dilakukan dengan sengaja.
Euro-Med Monitor menegaskan bahwa semua negara di dunia harus ikut bertanggung jawab untuk memberikan hukuman kepada Israel dan segera bertindak untuk menghentikan kejahatan genosida di Jalur Gaza dengan segala cara yang dimiliki.
(T.FJ/S: RT Arabic)