Agresi Israel Tinggalkan Puluhan Ribu Anak Yatim dan 21.000 Janda di Gaza

Jalur Gaza, SPNA — Peringatan Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret 2026 memiliki makna berbeda bagi ribuan perempuan di Jalur Gaza. Di tengah perang yang berkecamuk, banyak perempuan Gaza kini harus memikul peran ganda sebagai ibu, ayah, sekaligus pencari nafkah setelah kehilangan suami mereka akibat agresi Israel.

Data dari Biro Statistik Pusat Palestina menyebutkan bahwa sejak Oktober 2023, lebih dari 72.120 warga Palestina meninggal dunia dan lebih dari 171.000 orang terluka. Di antara korban tersebut terdapat 12.400 perempuan dan 18.592 anak-anak. Agresi yang terus berlangsung juga menyebabkan lebih dari 21.000 perempuan menjadi janda, yang kini harus menanggung kehidupan keluarga mereka sendiri.

Banyak dari perempuan tersebut tinggal di tenda-tenda pengungsian yang didirikan di atas reruntuhan rumah yang hancur akibat serangan Israel. PBB memperkirakan sekitar 1,1 juta warga Gaza atau hampir setengah populasi wilayah itu, masih hidup di hunian sementara setelah rumah mereka rusak atau hancur dihantam rudal Israel.

Menurut perkiraan pemerintah Gaza, para janda korban perang tersebut kini menanggung kehidupan sekitar 56.000 anak yatim yang kehilangan salah satu atau kedua orang tua mereka. Data juga menunjukkan bahwa satu dari tujuh rumah tangga di Gaza kini dipimpin oleh perempuan, menandakan meningkatnya peran mereka dalam menopang kehidupan keluarga.

Selain tekanan ekonomi dan sosial, perempuan di Gaza juga menghadapi dampak psikologis yang berat. Sebuah laporan dari Kementerian Urusan Perempuan Palestina menunjukkan bahwa 75% perempuan mengalami depresi, 62% menderita insomnia, dan 65% mengalami Anxiety Disorder akibat menghadapi perang dan hidup di  pengungsian.

Bagi banyak perempuan Gaza, Hari Perempuan Internasional tidak lagi menjadi momen perayaan, melainkan pengingat akan realitas keras yang mereka hadapi setiap hari bertahan hidup, menjaga keluarga, dan menghadapi ketidakpastian di tengah dampak perang yang terus berlanjut.

(T.RS/S:Palinfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya