UNICEF: 351 Anak Tewas di Gaza Sejak Gencatan Senjata Oktober 2025

Gaza, SPNA – Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) merilis laporan pada Kamis (22/10/2026) yang mengungkapkan bahwa sebanyak 351 anak Palestina tewas di Gaza sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025. Lembaga PBB tersebut mendesak otoritas Israel untuk mengambil langkah nyata dalam melindungi anak-anak serta menjamin akuntabilitas atas jatuhnya korban sipil.

Mengutip media Palestina WAFA, Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Edward Bagbyder, mendesak pemerintah Israel menggelar penyelidikan yang transparan dan independen atas kasus pembunuhan maupun cedera parah pada anak-anak, termasuk kasus yang memicu cacat permanen.

Bagbyder mengungkapkan bahwa delapan anak tewas dan 20 lainnya luka-luka hanya dalam enam hari terakhir. Hal ini menjadi bukti nyata atas besarnya ancaman bahaya yang tetap mengintai anak-anak meskipun kesepakatan gencatan senjata telah berjalan.

Lebih lanjut, ia menyerukan langkah efektif guna mencegah kekerasan berulang dan menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap hukum humaniter internasional—khususnya prinsip pembedaan antara warga sipil dan kombatan, serta perlindungan khusus bagi anak-anak.

“Pembunuhan dan pembiaran anak-anak menderita cedera adalah hal yang tidak dapat diterima,” tegas Bagbyder seraya menuntut pengamanan yang lebih ketat demi mencegah timbulnya korban baru.

Ia turut mengingatkan bahwa anak-anak yang selamat kini menghadapi tantangan berat untuk pulih dari trauma fisik maupun psikologis. Kondisi ini diperparah oleh runtuhnya sistem kesehatan di Gaza yang membuat anak-anak terluka kian sulit mendapatkan perawatan medis mendasar, rehabilitasi, serta pendampingan psikologis.

UNICEF menegaskan kembali perlunya perlindungan mendesak bagi anak-anak di Gaza dan penegakan hukum atas setiap bentuk pelanggaran, mengingat dampak kemanusiaan yang ditimbulkan melampaui jumlah korban jiwa secara langsung.

(T.RA/S: MEMO)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya
Hangatkan Palestina

Ayo bantu hangatkan anak-anak Palestina menjelang musim dingin tahun ini.

Promo Jangan Tampilkan Lagi Bantu Sekarang!