Gaza, SPNA – Pasukan pendudukan Israel melakukan operasi pembongkaran besar-besaran di timur Kota Gaza pada Senin (5/10/2026) pagi, yang diiringi rentetan tembakan dan artileri di seluruh wilayah Jalur Gaza, menurut laporan Quds News Network (QNN).
Operasi tersebut menargetkan kawasan permukiman. Pasukan Israel terus menghancurkan rumah-rumah dan fasilitas milik warga Palestina meskipun perjanjian gencatan senjata sedang berlangsung.
Di Gaza tengah, tank-tank Israel menembaki rumah-rumah warga secara intensif di kamp pengungsi Al-Bureij dan Nuseirat. QNN melaporkan bahwa serangan ini memicu ketakutan hebat di kalangan warga, terutama mereka yang tinggal di dekat titik pengerahan pasukan Israel.
Sementara itu Al Mayadeen juga melaporkan adanya tembakan tank secara beruntun yang diarahkan ke permukiman di kedua kamp tersebut, bersamaan dengan aksi pembongkaran skala besar di timur Kota Gaza. Helikopter tempur Israel turut melepaskan tembakan ke arah timur Al-Bureij, sementara pengeboman dan penembakan beruntun terus terjadi di wilayah lain di Gaza tengah.
Rangkaian serangan ini menyusul tewasnya empat warga Palestina pada hari Minggu akibat berbagai pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di beberapa wilayah, termasuk serangan terhadap kendaraan warga, menurut laporan QNN.
Khan Yunis Diserang dari Darat, Laut, dan Udara
Di Gaza selatan, helikopter tempur Israel menembaki wilayah timur Khan Yunis pada Senin subuh, bersamaan dengan tembakan artileri berat. Baik QNN maupun Al Mayadeen melaporkan bahwa pasukan Israel juga menembaki area sekitar Kota Hamad di utara Khan Yunis.
Dari arah pantai, kapal perang Israel melepaskan tembakan ke pesisir Khan Yunis. Tembakan helikopter, pengeboman artileri, dan serangan laut ini melengkapi operasi penembakan serta pembongkaran yang terus meluas di berbagai titik Jalur Gaza.
Al Mayadeen melaporkan bahwa jumlah warga Palestina yang gugur sejak deklarasi gencatan senjata pada 11 Oktober 2025 telah mencapai 1.454 jiwa, sementara 5.090 lainnya luka-luka. Selain itu, sebanyak 835 jenazah berhasil dievakuasi sepanjang periode tersebut.
Secara keseluruhan, total korban jiwa akibat genosida Israel di Gaza kini mencapai 74.237 warga Palestina tewas dan 175.206 lainnya luka-luka, berdasarkan data yang dikutip oleh Al Mayadeen.
(T.RA/S: Palestine Chronicle)