Memulai Tahun Ajaran Baru, Anak-anak Palestina Bersekolah di Bawah Ancaman Pembongkaran Israel

Anak-anak Palestina di Masafer Yatta berdiri di reruntuhan sekolah Shaab al-Butum yang sebagian hancur.

Tepi Barat, SPNA – Memasuki tahun ajaran baru, yang dimulai pada awal September, ribuan anak-anak Palestina di wilayah Tepi Barat yang diduduki harus kembali ke bangku sekolah dengan ketakutan. Bangunan tempat mereka menimba ilmu kini terancam dibongkar oleh otoritas Israel.

Di wilayah Masafer Yatta, Tepi Barat bagian selatan, anak-anak seperti Farah (17), Mohammed (8), dan Jawad (7) kembali ke Sekolah Shaab al-Butum.Namun, sekolah yang mereka tempati kini tak lagi utuh.Pada 4 Agustus lalu, pasukan Israel meluncurkan aksi pembongkaran yang menghancurkan dua ruang administrasi dan satu ruang penyimpanan milik sekolah tersebut.

Kini, para siswa dan orang tua mengkhawatirkan nasib satu-satunya fasilitas pendidikan di desa mereka. “Kami bahkan tidak tahu apakah sekolah-sekolah ini masih akan berdiri hingga akhir tahun ajaran nanti,” ujar salah satu aktivis setempat, menggambarkan kecemasan yang terus membayangi warga.

Data dari Komisi Perlawanan Tembok dan Pemukiman Palestina mencatat setidaknya ada 84 sekolah Palestina yang melayani sekitar 13.000 siswa saat ini menghadapi perintah pembongkaran atau penghentian kegiatan dari otoritas Israel.Sebagian besar sekolah ini berada di kawasan marjinal seperti Masafer Yatta dan wilayah dekat Bethlehem, yang diklaim Israel tidak memiliki izin bangunan.

Amir Dawoud, pejabat senior komisi tersebut, menegaskan bahwa pola ini bukan sekadar masalah perizinan. “Dampaknya terasa sebelum buldozer benar-benar tiba. Ini adalah pola sistematis yang mengancam kemampuan komunitas Palestina untuk bertahan hidup,” jelasnya kepada Al Jazeera.

Meski dibayangi kehancuran, intimidadasi, serta ancaman serangan dari pemukim Israel, warga dan para siswa Palestina menegaskan komitmen mereka untuk tetap bertahan dan melanjutkan pendidikan sebagai bentuk ketahanan hidup mereka.

(T.RA/S: Al Jazeera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya