Gaza, SPNA – Dua bersaudara syahid, dan seorang lainnya terluka pada Jumat (17/04/2026) pagi akibat tembakan Israel di sebelah timur Kota Gaza, seiring berlanjutnya pelanggaran gencatan senjata.
Sebuah sumber lokal mengatakan bahwa dua bersaudara, warga Jabalia al-Nazla, syahid dan saudara mereka terluka setelah pasukan Israel menyerang stasiun desalinasi air di lingkungan Shujaiya, sebelah timur Kota Gaza.
Menurut sumber tersebut, kedua korban bekerja di sebuah truk air dan menjadi sasaran saat berjalan untuk melakukan pengisian.
Kemudian, seorang warga Palestina lainnya gugur, dan beberapa lainnya terluka dalam serangan Israel di Jalur Gaza utara.
Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa pasukan Israel melepaskan tembakan senapan mesin ke arah tenda-tenda yang menampung pengungsi di Tel al-Dhahab di Beit Lahiya, menewaskan satu orang dan melukai beberapa lainnya.
Sekitar lima orang lainnya dilaporkan terluka dalam insiden terpisah di sebelah timur Khan Yunis dan Kota Gaza akibat tembakan Israel.
Artileri Israel juga menembaki daerah-daerah di sebelah timur Khan Yunis di Gaza selatan dan sebelah timur Kota Gaza.
Kendaraan militer Israel terus melepaskan tembakan di beberapa lokasi di bagian timur dan utara Jalur Gaza.
Pada Kamis malam, sumber lapangan melaporkan bahwa dua warga sipil, termasuk seorang anak, gugur akibat tembakan Israel di lingkungan Zeitoun di tenggara Kota Gaza dan di Khan Yunis di selatan.
Koresponden PIC melaporkan bahwa anak tersebut, Saleh Badawi, gugur dan beberapa lainnya terluka setelah ditembak di Jalan Kashko di lingkungan Zeitoun.
Di Khan Yunis, seorang pria syahid setelah ditembak oleh pasukan Israel di daerah Ard al-Laymoun di selatan kota.
Sebelumnya pada hari itu, satu orang lagi meninggal karena luka yang dideritanya beberapa hari sebelumnya dalam serangan Israel yang menargetkan kendaraan polisi di Jalan al-Nafaq di Kota Gaza.
Hal ini terjadi di tengah pelanggaran Israel yang berkelanjutan terhadap perjanjian gencatan senjata, dengan jumlah korban jiwa sejak perjanjian tersebut berlaku pada Oktober 2025 mencapai sekitar 770 orang gugur dan 2.150 orang terluka.
(T.RA/S: PIC)
Ayo bantu hangatkan anak-anak Palestina menjelang musim dingin tahun ini.
Jangan Tampilkan Lagi Bantu Sekarang!