Lebih dari 7.900 Pelajar dan Guru Palestina Gugur Akibat Agresi Israel

Ramallah, SPNA – Serangan Israel sepanjang 2025 kembali menunjukkan dampak paling brutal pada sektor pendidikan. Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Palestina merilis data terbaru yang mencatat 7.903 pelajar, guru, dan tenaga akademik dilaporkan gugur, sementara 11.469 lainnya luka-luka di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Angka ini menegaskan bagaimana ruang-ruang belajar berubah menjadi zona kematian di tengah perang yang tak kunjung reda.

Laporan itu merangkum seluruh pelanggaran terhadap institusi pendidikan sejak Januari hingga 31 Desember 2025. Mayoritas korban berasal dari Gaza, yang sejak dua tahun terakhir hidup di bawah agresi.  Menurut data kementerian, 6.910 siswa sekolah menjadi korban jiwa; 6.876 di Gaza, dan 34 siswa di Tepi Barat. Korban luka mencapai 9.138 siswa, dengan mayoritas juga di Gaza.

Di tingkat perguruan tinggi, situasinya tak lebih baik. Israel membunuh 578 mahasiswa, melukai 1.419 lainnya, dan menangkap 204 mahasiswa di Tepi Barat. Serangan-serangan itu membuat kampus kehilangan banyak dari generasi muda terdidik yang selama ini menjadi tumpuan masa depan.

Guru dan tenaga kependidikan pun tak luput. Di Gaza, 302 guru dan staf sekolah gugur, sementara 658 luka-luka. Di Tepi Barat, dua guru gugur dan tujuh terluka, dan 30 lainnya dijebloskan ke jeruji besi. Di lingkungan kampus, 111 akademisi dan staf universitas di Gaza terbunuh dan 247 cedera, sedangkan di Tepi Barat 18 akademisi ditangkap bersama 120 siswa sekolah.

Angka-angka ini memperkuat gambaran suram dari dua tahun genosida yang dimulai pada Oktober 2023 lalu. Korban jiwa di Gaza telah menembus 71.000, dengan 171.000luka-luka, sementara 90% infrastruktur sipil hancur. PBB menaksir biaya rekonstruksi mencapai 70 miliar dolar AS.

Di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, kekerasan tak berhenti. Tentara dan pemukim Israel membunuh lebih dari 1.104 warga Palestina, melukai hampir 11 ribu, dan melakukan lebih dari 21 ribu penangkapan.

(T.RS/S:AnadolusAgency)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya