Perang Masih Berkecamuk, Anak-anak Gaza Hadapi Tahun Ketiga Tanpa Sekolah

Gaza, SPNA – Anak-anak di Jalur Gaza akan memasuki awal tahun ajaran baru tanpa sekolah untuk ketiga kalinya. PBB mengungkapkan hal tersebut pada hari Rabu (27/08/2025) dan memperingatkan bahwa perang telah merampas hak seluruh generasi di wilayah ini untuk mendapatkan Pendidikan.

“Pendidikan adalah hak asasi, dan tidak ada anak yang boleh ditolak haknya. Akses terhadap pendidikan harus dilindungi. Akses tersebut harus dipulihkan,” ujar juru bicara Stephane Dujarric kepada awak media.

Ia mengatakan bahwa krisis ini “mengancam masa depan seluruh generasi anak-anak di Gaza,” sementara perluasan operasi militer terus meningkatkan risiko dari persenjataan peledak.

Dujarric mencatat bahwa operasi militer di Gaza utara dan perintah pengungsian baru-baru ini dapat memaksa orang-orang meninggalkan daerah di mana fasilitas penting untuk kelangsungan hidup mereka tetap dapat diakses, dan menambahkan bahwa fasilitas tersebut dapat rusak atau hancur.

Ia mengatakan bahwa upaya berbagai organisasi untuk membawa pasokan tempat berlindung ke Gaza ditolak oleh Israel, meskipun ada kebutuhan mendesak untuk mengganti tenda dan terpal yang telah usang karena warga sipil terpaksa berpindah-pindah berkali-kali. Air pasang tinggi semalaman merendam tenda-tenda di pantai, yang berdampak pada 200 keluarga, tambahnya.

Israel telah membunuh hampir 63.000 warga Palestina di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

(T.RA/S: MEMO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya