Hamas: Netanyahu Siap Menumbalkan Tawanan Israel demi Ambisi Perang

Jalur Gaza, SPNA – Gerakan Hamas menuding keputusan kabinet perang Israel untuk memperluas operasi darat dan menduduki Jalur Gaza secara total akan menumbalkan nyawa para tawanan Israel sendiri. 

Dalam pernyataan resminya, Hamas mengingatkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang kini berstatus buronan ICC, terus mendorong operasi militer brutal terhadap warga sipil Gaza, di bawah perlindungan politis dan militer dari Washington. 

“Rakyat Palestina dan kelompok perlawanan telah menggagalkan rencana-rencana kriminal Herzi Halevi (mantan Kepala Staf IDF), dan mereka tidak akan tunduk pada gertakan atau ambisi militer dari penggantinya, Eyal Zamir,” tegas Hamas. 

“Kami bukan tamu di tanah kami sendiri, dan kami tidak akan pergi hanya karena fasisme berseragam datang membawa bom.”

Lebih jauh, Hamas menyerukan bangsa Arab dan umat Muslim, dan semua pembela keadilan di dunia untuk meningkatkan aksi demo untuk mengakhiri agresi terhadap Gaza, dan mendukung hak rakyat Palestina memperoleh kemerdekaan sejati. 

Pernyataan Hamas disampaikan setelah kabinet Israel secara bulat menyetujui perluasan operasi militer. Namun menurut laporan Channel 13, Kepala Staf Eyal Zamir sendiri mengingatkan bahwa langkah ini dapat mengancam nyawa para tawanan Israel di Gaza. Ironisnya, perang ini digelar atas nama mereka.

Protes pun bermunculan dari keluarga tawanan dan tokoh-tokoh oposisi Israel seperti Yair Lapid, yang menuntut negosiasi pertukaran tawanan dengan Hamas, bahkan jika itu berarti mengakhiri perang. 

(T.RS/S:Palinfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya