Sudah Berlaku, Inilah Ketentuan Penting Gencatan Senjata Palestina-Israel di Jalur Gaza

Abu Ubaidah, juru bicara Brigade Izzuddin Al-Qassam, memberi isyarat saat berbicara dalam demonstrasi militer anti-Israel di Jalur Gaza, pada 11 November 2019. (Foto: REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)

Gaza, SPNA – Perdana Menteri Qatar dan Menteri Luar Negeri Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani, Pada Rabu malam (15/01/2025), mengumumkan bahwa kesepakatan pertukaran tahanan dan gencatan senjata di Jalur Gaza telah dicapai antara Israel dan Hamas.

Hamas mengatakan kesepakatan itu adalah “buah dari kesabaran legendaris rakyat Palestina yang hebat dan perlawanan gagah berani kami di Jalur Gaza, selama lebih dari 15 bulan”.

Saluran berita asal Lebanon, Al-Mayadeen, merilis ketentuan perjanjian gencatan senjata Gaza. Kesebelas klausul perjanjian tersebut merupakan bagian dari tahap pertama, yang berlangsung selama enam minggu dengan imbalan pembebasan 33 tawanan Israel, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Kesebelas klausul tersebut adalah:

– Penarikan penuh tentara Israel ke arah perbatasan dari semua wilayah Jalur Gaza.

– Pembukaan Perlintasan Rafah dan penarikan penuh pasukan dari kawasan tersebut.

– Pemberian izin perjalanan bagi korban luka untuk berobat ke luar negeri.

– 600 truk bantuan akan diizinkan masuk setiap hari, sebagai bagian dari protokol kemanusiaan yang disponsori oleh Qatar.

– 200.000 tenda dan 60.000 karavan akan dibawa masuk untuk tempat penampungan darurat.

– Pembebasan 250 tahanan Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup, 400 tahanan dengan hukuman berat yang telah diperpanjang, pembebasan 1.000 tahanan dari Jalur Gaza yang ditangkap setelah 7 Oktober.

– Pembersihan penjara Israel dari semua perempuan dan anak-anak Palestina di bawah usia 19 tahun.

– Penarikan tentara Israel dari Poros Netzarim dan Poros Philadelphia secara bertahap.

– Pengembalian semua penduduk Palestina yang telah mengungsi ke daerah tempat tinggal mereka dan kebebasan bergerak di seluruh Jalur Gaza.

– Tidak ada pesawat terbang di atas Jalur Gaza selama 8 hingga10 jam setiap hari.

– Rehabilitasi semua rumah sakit, pembangunan rumah sakit lapangan, izin masuk tim medis dan dokter bedah ke Jalur Gaza.

Tahap pertama ini akan berlangsung selama 6 minggu, dengan imbalan pengiriman 33 tahanan Israel, termasuk jenazah yang masih hidup dan yang sudah meninggal. Proses selanjutnya akan diselesaikan pada tahap kedua dan ketiga untuk menegosiasikan 66 tahanan yang tersisa yang ditahan oleh pejuang Palestina di Jalur Gaza.

Nantinya, pada hari ketujuh para pengungasi Palestina dari selatan Jalur Gaza akan kembali ke wilayah utara tanpa proses pemeriksaan setelah tentara Zionis Israel mundur dari Jalan Rashid hingga ke kedalaman Poros Netzarim. Rakyat Palestina di Jalur Gaza akan memiliki kebebasan bergerak di wilayah utara dan selatan Jalur Gaza melalui Jalan Rashid.

Pada hari ke-22, militer Zionis Israel akan mundur dari seluruh Poros Netzarim, di sebelah timur Jalan Salah al-Din, dan rakyat akan memiliki kebebasan bergerak.

Penduduk Palestina merayakan kesepakatan gencatan senjata di Khan Yunis di selatan Jalur Gaza, pada tanggal 15 Januari 2025. (Foto: Bashar Taleb/AFP)

Israel Tidak Dapat Dipercaya

Meskipun demikian, Israel sama sekali tidak bisa dipercaya. Kementerian Kesehatan Palestina dan Pertahanan Sipil di Jalur Gaza, pada Kamis (16/01/2024), mengumumkan bahwa sejak pengumuman perjanjian gencatan senjata, tentara Israel telah membunuh 71 penduduk Palestina, termasuk lebih dari 19 anak-anak.

Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, pada Kamis (16/01/2025), mengumumkan bahwa pemboman dan serangan genosida Israel di Jalur Gaza, yang telah berlangsung sejak Oktober 2023, telah membunuh 46.788 penduduk Palestina dan 110.453 lainnya mengalami luka-luka.

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan bahwa hampir 70 persen perempuan dan anak-anak merupakan korban jiwa dalam perang Israel di Jalur Gaza antara November 2023 dan April 2024.

(T.FJ/S: Almayadeen, RT Arabic)

A writer who longing for the independence of Palestine

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya
Hangatkan Palestina

Ayo bantu hangatkan anak-anak Palestina menjelang musim dingin tahun ini.

Promo Jangan Tampilkan Lagi Bantu Sekarang!