Serangan Israel Menewaskan Seorang Wanita Hamil di Kota Gaza, di Samping 22 Orang Lainnya

Jenazah bayi tak bernyawa, yang meninggal karena cuaca dingin, dibawa ke Rumah Sakit Nasser untuk dimakamkan di Khan Younis, Gaza, pada 25 Desember 2024 [Hani Alshaer/Anadolu]

Gaza, SPNA – Serangan udara Israel terjadi di mana-mana di Jalur Gaza, Rabu (25/12/2024).

Seorang wanita hamil tewas dalam salah satu serangan udara Israel di sebuah rumah tinggal di Kota Gaza. Petugas medis berhasil menyelamatkan bayi tersebut, tetapi ibunya kehilangan nyawa.

Di tempat lain, seorang penulis Palestina yang sangat terkenal [Walaa Jumaa Al-Ifranji] tewas bersama suaminya [Ahmed Saeed Salama] dalam serangan Israel di rumah mereka di sebelah selatan kamp pengungsi Nuseirat.

Seorang bayi juga meninggal karena cuaca dingin di sebuah kamp darurat di kota Khan Younis di sebelah selatan Jalur Gaza.

Orang-orang telah tinggal di kamp darurat selama 14 bulan dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Tenda mereka sangat rapuh, mereka tidak memiliki terpal, selimut, atau pakaian musim dingin. Situasinya sangat buruk di setiap tingkatan di seluruh Jalur Gaza.

Dilansir dari Aljazeera, dalam 24 jam terakhir, Israel telah membunuh 23 warga Palestina dalam serangan membabi butanya ke Gaza.

(T.HN/S: Aljazeera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya