London, SPNA – Oxford Union, komunitas debat terkemuka di Inggris, menggelar perdebatan bergengsi pada 28 November 2024 dengan tema: “Israel: Negara Apartheid dan Pelaku Genosida.”
Debat ini mempertemukan pembicara pro-Palestina seperti Dr. Norman Finkelstein, seorang penulis Yahudi-Amerika yang dikenal kritis terhadap kebijakan Israel.
Acara tersebut diselenggarakan menyusul penerbitan perintah penangkapan oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Selain itu, Mahkamah Internasional (ICJ) juga sedang menyelidiki dugaan genosida yang dilakukan oleh Israel.
Israel sebelumnya telah dituduh melakukan kejahatan apartheid oleh organisasi hak asasi manusia terkemuka seperti B’Tselem, Human Rights Watch, dan Amnesty International.
Dalam debat publik tersebut, Oxford Union mengadakan pemungutan suara yang menghasilkan keputusan mengejutkan: 278 suara mendukung pernyataan bahwa “Israel adalah negara apartheid yang bertanggung jawab atas genosida,” sementara hanya 59 suara yang menentang.
Sebagai lembaga yang berdiri sejak tahun 1822, Oxford Union dikenal luas atas tradisi panjangnya dalam menyelenggarakan perdebatan berkualitas tinggi yang melibatkan berbagai ilmuwan, pemikir, politisi, aktivis, serta tokoh seni dan sastra.