Tentara Israel Kencingi Al-Qur’an dan Pamer di Media Sosial

Gaza, SPNA – Seorang tentara Israel, baru-baru ini sebagaiman dilansir RT Arabic, pada Minggu (17/11/2024), memposting foto yang sangat mengejutkan di akun Instagram-nya, menunjukkan dirinya menistakan kitab suci Al-Qur’an di dalam sebuah rumah penduduk Palestina di Jabalia, utara Gaza.

Tentara tersebut dengan bangga membanggakan diri telah “mencingi Al-Qur’an” dalam foto yang diambil pada 22 Oktober lalu, ketika serangan militer sedang berlangsung di utara Gaza.

Foto tersebut cepat menyebar di media sosial, memicu gelombang kemarahan besar. Tentara itu juga menambahkan komentar mengganggu yang langsung mengejutkan dunia Arab dan Islam.

Insiden ini memicu kecaman luas dari tokoh publik dan organisasi hak asasi manusia. Banyak yang menyebutkan bahwa ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hak asasi manusia dan kesucian tempat-tempat ibadah. Kelompok-kelompok hak asasi internasional mendesak penyelidikan segera terhadap insiden ini dan meminta pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Beberapa pengamat menilai bahwa tindakan semacam ini hanya akan memperburuk konflik dan memperpanjang penderitaan rakyat Palestina. Organisasi hak asasi manusia dengan keras mengutuk perilaku ini, menekankan bahwa pengulangan kejadian seperti ini merupakan tantangan nyata bagi hukum internasional dan menghancurkan nilai-nilai koeksistensi serta penghormatan terhadap agama-agama.

Bukan Insiden Pertama

Insiden ini bukan yang pertama kalinya pasukan Israel menistakan Al-Qur’an. Pada bulan Agustus lalu, media melaporkan gambar yang menunjukkan tentara Israel merangsek masuk ke Masjid Bani Saleh di utara Gaza, membakar seluruh salinan Al-Qur’an yang ada di dalamnya.

Faksi-faksi Palestina di Gaza menanggapi tindakan tersebut dengan keras, menyebutkan bahwa pembakaran Al-Qur’an dan penghancuran masjid oleh tentara Israel adalah “tindakan fasis yang penuh dengan kebencian dan kriminalitas”.

Selama konflik yang berlangsung, Israel telah menghancurkan total 815 masjid dan merusak 151 lainnya. Gereja-gereja pun tak luput dari sasaran. Menurut kantor media pemerintah Gaza, tiga gereja di Gaza juga hancur lebur akibat serangan udara Israel.

Genosida Berlanjut

Sejak tanggal 7 Oktober 2023 hingga saat ini, dengan dukungan Amerika dan Eropa, tentara Israel terus melanjutkan genosida penduduk Palestina di Jalur Gaza dan juga melakukan serangan di berbagai kawasan di Tepi Barat dan sejumlah kawasan di Lebanon. Pesawat tempur Israel mengebom kawasan di sekitar rumah sakit, gedung, apartemen, dan rumah penduduk sipil Palestina. Israel juga mencegah dan memblokade masuknya air, makanan, obat-obatan, dan bahan bakar ke Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, pada Kamis (14/11), mengumumkan bahwa jumlah korban jiwa akibat pemboman Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 lalu telah meningkat menjadi sekitar 43.736 orang dan 103.370 lainnya mengalami luka-luka, di mana mayoritas korban korban jiwa pemboman Israel adalah anak-anak dan perempuan. Lebih 10.000 orang dinyatakan hilang, di tengah kerusakan besar-besaran pada bidang kesehatan dan infrastruktur, serta krisis kelaparan yang merenggut nyawa puluhan anak-anak.

Sementara itu, kekejaman Israel juga meningkat di Tepi Barat termasuk Yerusalem timur, di mana lebih 783 penduduk Palestina dibunuh Israel, termasuk 146 anak-anak, sejak 7 Oktober 2023. Lebih 5.600 penduduk Palestina terluka akibat kekerasan dan kejahatan tentara dan pemukim ilegal Israel.

Israel juga melakukan pembantaian di Lebanon, dengan rutin menyerang wilayah selatan Lebanon dan bahkan menyerang Beirut, ibu kota Lebanon. Israel membunuh 3.386 penduduk Lebanon dan lebih dari 14.417 terluka akibat serangan Israel sejak 8 Oktober 2023.

(T.FJ/S: RT Arabic, Mondoweiss)

 

A writer who longing for the independence of Palestine

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya
Hangatkan Palestina

Ayo bantu hangatkan anak-anak Palestina menjelang musim dingin tahun ini.

Promo Jangan Tampilkan Lagi Bantu Sekarang!